Rabu, 11 April 2012

Rating MotoGP Qatar Mengalami Penurunan di Italia

Rating MotoGP Qatar Mengalami Penurunan di Italia

Italia merupakan salah satu pasar terbesar untuk balapan MotoGP dan sosok Valentino Rossi adalah salah satu daya tarik bagi para pemirsa di negeri spaghetti itu.

Jadi wajar jika untuk rating siaran televisi live seri pembuka MotoGP yang berlangsung di sirkuit Losai, Qatar mengalami penurunan. Hal itu disebabkan oleh dua faktor yaitu acara balapan yang bertepatan dengan Easter Sunday serta hasil sesi kualifikasi yang diraih oleh Valentino Rossi merupakan yang terburuk sepanjang karir balap profesionalnya yaitu harus start di posisi ke-12.

Para fans tentunya tak terlalu berharap adanya keajaiban yang akan diciptakan oleh Rossi dan mungkin ada sebagian yang kesal dan lebih memilih untuk mematikan pesawat televisinya.

Kanal televisi Mediaset pada tahun ini menyiarkan balapan akhir pekan 'in free-to-view' untuk semua kelas balapan (Moto3, Moto2 dan MotoGP). Sedangkan sesi latihan bebas, kualifikasi dan warm-up pada tiga kelas balapan disiarkan secara simultan di dua kanal yang berbeda. Kontrak Mediaset sebagai pemegang hasil siar MotoGP dengan pihak Dorna akan habis pada akhir tahun dan tampaknya Sky tertarik untuk menguasai hak
siar MotoGP.

Menurut laporan Motoblog, Rabu (11/4/12) seri pembuka balapan MotoGP yang berlangsung malam di bawah lampu sorot yang spektakuler serta penambahan tim CRT di kelas MotoGP sepertinya tak memiliki pengaruh yang besar bagi pemirsa di Italia untuk menonton balapan MotoGP seri Losail.

Pada Minggu malam tayangan live MotoGP hanya ditonton sebanyak 4.830.000 pemirsa atau 19,46% dari pangsa pasar untuk menyaksikan kemenangan pertama pembalap Yamaha Factory Racing Jorge Lorenzo di musim balapan MotoGP 2012. Bandingkan dengan musim lalu ketika Casey Stoner memenangi GP Losail ditonton oleh 6.083.000 pemirsa atau sekitar 22,15% dari pangsa pasar.

Pihak Sportmediaset terakhir kali melihat penurunan ini pada musim balapan 2010 ketika Rossi mengalami kecelakaan di Mugello dan ini membuktikan bahwa meskipun kritik keras yang ia terima pada tahun lalu, khususnya setelah mengundurkan diri saat wawancara seusai lomba.

Masyarakat Italia ingin menyaksikan performa Rossi kembali seperti semula (sebelum cedera) dan menyaksikan dia untuk kembali berada di depan untuk bertempur dengan pembalap lainnya yang berbeda generasi yang oleh Rossi disebutnya sebagai generasi pembalap 'traction control'.

sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/node/184093

Tidak ada komentar:

Posting Komentar